Menyongsong Bulan Suci Ramadan 1447 Hijriah

Artikel ini ditulis oleh: Ki Asep Kuswani

ASEP NEWS, Kolom OPINI, Sabtu (07/02/2026) – Artikel dalam Rubrik OPINI berjudul Menyongsong Bulan Suci Ramadan 1447 Hijriah” ini ditulis oleh: Ki Asep Kuswani alias Mayjen TNI (Purn.) Asep Kuswani, S.H., M.Si.Han., Anggota Dewan Pini Sepuh Majelis Musyawarah Sunda (MMS), Ketua Dewan Pembina (KDP) Paguyuban Asep Dunia (PAD),  Dewan Pembina Asosiasi Media Independen Online (MIO) Indonesia, dan founder Asep News (AsepNews.id).

Pada pagi hari yang cukup cerah ini saya teringat ada dua undangan dari Garut. Pertama, undangan acara “Keramasan Mapag Bulan Suci Ramadan” dari teman-teman Basola 73 (Batur Sakola Baheula) dan kedua, undangan acara “Kejuaraan Karate” dari paguron Bandung Karate Club (BKC). Kedua undangan tersebut waktunya bersamaan yaitu pada Sabru, 7 Pebruari 2026.

Mayjen TNI (Purn.) Asep Kuswani, S.H., M.Si.Han.
KI Asep Kuswani, penulis – (Sumber: Asep News)

Bertepatan dengan hari yang sama, kebetulan anak dan cucu saya baru datang dari Bali. Juga yang dari Jakarta datang dan ikut berkumpul di Bandung. Bertepatan semua kumpul, lalu saya ajak mereka jalan-jalan ke Garut untuk menghadiri undangan. Alhamdulillah yang baru datang pun tidak mengenal lelah ingin ikut juga.

Pagi itu kami meluncur ke Garut. Seperti biasanya, di sepanjang perjalanan, anak dan cucu saya terlihat senang sekali melihat pemandangan alam yang asri dan jalan yang berlika-liku. Namun, keindahan pemandangan alam tersebut sedikit terganggu dengan adanya galian-galian tanah di gunung yang dapat mengakibatkan bencana alam longsor atau banjir. Ini urusan pemerintah Garut yang  seyogianya dihentikan.

Perjalanan tidak terasa lama. Kurang lebih satu jam, kami sudah sampai di tempat acara. Teman-teman saya menyambut kami dengan penuh kebahagiaan. Minuman dan snack berupa kue boks, termasuk rebus-rebusan seperti rebus kacang tanah, jagung , talas, dan ubi sudah tersedia di atas meja dan siap untuk disantap sebagai cemilan.

Sebelum acara dimulai, kami bersenda gurau di antara sesama teman. Hampir semua peserta yang hadir terlihat sangat akrab dan kental sekali rasa kekeluargaannya. Kami merasa bahagia, apalagi dibarengi dengan alunan musik lembut yang membuat suasana semakin syahdu.

Asep Kuswani
Saya memberikan kata sambutan (kiri) bersama dua orang teman yang sama-sama berulang tahun – (Sumber: Koleksi pribadi)

Acara dimulai diawali dari sambutan, pengajian, dan tausiah, serta doa. Pada intinya, acara tersebut memiliki pesan yang mendalam. Pesan pertama adalah syukur atas nikmat yang Allah SWT berikan kepada kita semua.

Alhamdulillah hirabbil’alamin, segala puji hanya milik Allah SWT yang telah memberikan nikmat luar biasa kepada kita semua. Di tengah hiruk pikuk kehidupan sehari-hari, kita diberikan kesempatan untuk menyaksikan kedatangan bulan suci Ramadan kembali. Nikmat yang tidak terhitung jumlahnya ini menjadi bukti kasih sayang-Nya yang terus mengalir kepada umat manusia.

KJi Asep Kuswani
Memotong tumpeng Ulang Tahun – (Sumber: Asep News)

Kita bersyukur atas kesehatan yang masih diberikan sehingga dapat merencanakan dan menyambut bulan penuh berkah ini dengan sepenuh hati. Nikmat iman, kesempatan untuk beribadah, serta kebersamaan keluarga dan saudara juga menjadi anugerah yang patut kita syukuri setiap hari.

Pesan kedua kedua adalah mapag bulan suci Ramadan. Ramadan datang sebagai momen untuk membersihkan diri dari dosa-dosa dan mempererat tali silaturahmi antar sesama. Kita menjemputnya dengan hati yang penuh harap dan kesediaan untuk meningkatkan kualitas ibadah. Mulai dari mempersiapkan diri secara fisik dan spiritual, merencanakan ibadah puasa, salat Tarawih, membaca Al-Qur’an, hingga berbagi kebaikan dengan sesama yang membutuhkan. Semoga kedatangan bulan suci ini membawa berkah bagi kita semua, menjadikan hati lebih tenteram, dan kehidupan lebih bermakna.

Menyerahkan nasi tumpeng kepada cucu tercinta - (Sunber: Koleksi pribadi)
Menyerahkan nasi tumpeng kepada cucu tercinta – (Sunber: Koleksi pribadi)

Pesan ketiga adalah membuat kejutan perayaan Hari Ulang Tahun saya, H. Adin, dan H. Maman. Ternyata ada upanya temen-temen memberikan kejutan kepada kami, termasuk saya yang kebetulan sedang berulang tahun ke-68 pada Februari 2026 ini.

Usia 68 tahun adalah bukti nikmat panjang umur dan berkah dari Allah SWT. Kami dianggap telah menjadi contoh teladan dalam kehidupan keluarga dan masyarakat karena mampu memberikan kontribusi yang berarti, serta menjadi tempat bergantung bagi banyak orang.

Perayaan ulang tahun ini menjadi momen yang sangat berharga bagi saya secara pribadi. Kami yang berulang tahun pun diberikan ucapan selamat dari teman-teman yang hadir di sini. Mereka berdoa agar kami selalu diberikan kesehatan, kebahagiaan, serta berkah dalam setiap langkah hidup kami.

Ki Asep Kuswani
Saya menghadiri acara “Kejuaraan Karate: Bandung Karate Club” – (Sumber: Asep News)

Pada kesempatan tersebut Ketua Panitia menyampaikan kata sambutannya, “Kami ingin menyampaikan rasa terima kasih yang mendalam kepada seluruh keluarga besar Basola yang selalu menjaga kebersamaan dan solidaritas. Tidak lupa juga kepada Paguyuban Asep Dunia yang telah menjadi wadah untuk mempererat tali persaudaraan, serta semua handai tolan yang selalu memberikan dukungan dan bantuan.”

Selain itu, Ketua Panitia juga mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada Bapak H. Rochim yang telah memberikan tempat untuk menyelenggarakan acara ini, sehingga semua kegiatan dapat berjalan dengan lancar dan khidmat.

Selesai menghadiri acara “Mapag Bulan Suci Ramadan” dilanjutkan berkunjung ke tempat “Kejuaraan Karate: Bandung Karate Club”.

Setelah itu karena waktu sudah hampir condong kearah barat kami sekeluarga kembali ke Bandung dengan aman lancar sampai di rumah.

***

Judul: Menyongsong Bulan Suci Ramadan 1447 Hijriah
Penulis: Ki Asep Kuswani
Editor: Asep (HC) Arie Barajati

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *