Langkah Menuju Ketahanan Pangan Berkelanjutan: Penghijauan dengan Penanaman Mengkudu dalam Mendukung Program Pemerintah

Artikel ini ditulis oleh: Mayjen TNI (Purn.) Asep Kuswani, S.H., M.Si.Han.

ASEP NEWS, Kolom OPINI, Minggu (18/01/2026) – Artikel berjudul “Langkah Menuju Ketahanan Pangan Berkelanjutan: Penghijauan dengan Penanaman Mengkudu dalam Mendukung Program Pemerintah” ini merupakan tulisan Mayjen TNI (Purn.) Asep Kuswani, S.H., M.Si.Han., Pinisepuh Majelis Musyawarah Sunda (MMS), Ketua Dewan Pembina (KDP) Paguyuban Asep Dunia (PAD),  Dewan Pembina Asosiasi Media Independen Online (MIO) Indonesia, dan founder (pendiri) Asep News (AsepNews.id).

Udara pagi itu terasa begitu segar. Tidak seperti biasanya, mata saya mulai terbuka lebih cepat dari biasanya. Saya pun terbangun dari tidur. Pikiran saya sudah terisi dengan rencana yang penuh semangat: penghijauan di daerah sekitar Babakan Cimahi,  Kecamatan Cilengkrang, Kabupaten Bandung. Rencana saya hari itu tidak hanya sekadar merawat lingkungan, tetapi juga selaras dengan program pemerintah tentang ketahanan pangan.

Asep Kuswani
Kami berkumpul bersama sebelum melakukan aksi penghijauan – (Sumber: Asep Kuswani)

Sebelum matahari mulai memanas, saya langsung menghubungi teman-teman melalui ponsel untuk mengkoordinasikan jadwal dan persiapan.

“Yuk, siap enggak hari ini kita hijaukan perengan dengan menanam mengkudu dan bantu program pemerintah ketahanan pangan?” Tanya saya ke Pak H. Tarmidzi dengan obrolan yang santai.

Tak lama, balasan positif menyusun diri—semua teman siap berpartisipasi . Kita sepakat bertemu di titik kumpul pukul 13 00 WIB. Siang setelah salat Jumat, bibit pohon mengkudu dibawa oleh Pak H. Sodik, bibitnya rupanya berasal dari Jawa Tengah.

Setelah salat Jumat, aku bersama istri, juga teman-temanku meluncur ke area yang akan ditanami pohon mengkudu. Kami langsung berangkat ke lahan yang akan kita hijaukan. Lahan itu terletak di bagian yang agak terpencil, jauh dari keramaian kota dan merupakan salah satu area yang ditargetkan oleh program kita untuk meningkatkan produktivitas lahan dan swasembada pangan.

Saat mengendarai kendaraan dan menuju ke sana, semangat kami tetap tinggi. Harapan kami agar pohon-pohon yang akan kami tanam bisa tumbuh subur dan memberikan manfaat bagi grup kami dan masyarakat. Hal ini sesuai dengan tujuan program ketahanan pangan yang berfokus pada ketersediaan pangan yang cukup dan berkualitas.

Jalan menuju lahan ternyata tidak semudah yang kami bayangkan. Jalanannya menanjak dan berliku-liku dengan permukaan yang bergelombang dan kadang licin karena lembab oleh embun pagi. Kadang kita harus menyeberangi lereng yang curam, membuat kita harus berhati-hati agar tidak terjatuh.

Setelah tiba di lahan, kami langsung memulai pekerjaan. Pertama, kami membagi tugas: sebagian mencari lubang yang cocok, sebagian menyiapkan bibit, dan yang lain menyiram air. Bibit yang kami bawa tidak hanya pohon mengkudu—yang terkenal dengan manfaat medisnya dan kemampuannya tumbuh di lahan kering, sehingga cocok untuk perengan—tapi juga pohon lain seperti beringin yang memberikan naungan, jambu air yang menghasilkan buah segar, dan kemangi yang bisa digunakan sebagai bumbu masakan.

Jambu air
Tanaman jambu air – (Sumber: Asep (HC) Arie Barajati)

Semua ini selaras dengan program pemerintah yang menekankan diversifikasi pangan dan pemanfaatan tanaman serbaguna untuk meningkatkan ketahanan pangan. Setiap bibit kami tanam dengan penuh perhatian: menanamnya dengan kedalaman yang tepat, menutupi dengan tanah, dan menyiramnya dengan cukup air.

Saat terakhir bibit tertanam, mata kita melihat perengan yang dulunya kosong mulai terlihat lebih segar dengan kehadiran pohon-pohon baru. Kita merasa bangga karena telah memberikan kontribusi kecil untuk melindungi bumi dan mendukung program pemerintah tentang ketahanan pangan dan berjanji akan kembali memeriksa pertumbuhan pohon-pohon itu nanti, serta mendorong masyarakat sekitar untuk memanfaatkan hasilnya.

Tanaman mengkudu
Tanaman mengkudu – (Sumber: Asep (HC) Arie Barajati)

Penanaman mengkudu dapat menjadi bagian dari upaya mendukung program pemerintah tentang ketahanan pangan, terutama dalam konteks diversifikasi pangan lokal yang diutamakan oleh pemerintah melalui RPJMN 2025-2029.

Manfaat Mengkudu untuk Ketahanan Pangan

Pertama, bernilai gizi tinggi. Mengkudu mengandung berbagai senyawa bioaktif seperti iridoid, flavonoid, dan alkaloid yang memiliki sifat antioksidan dan anti-inflamasi, serta mendukung kesehatan jantung dan sistem kekebalan tubuh. Ini dapat menjadi sumber nutrisi alami yang bermanfaat bagi masyarakat.

Kedua, ketahanan lingkungan. Mengkudu tidak banyak menuntut syarat lingkungan dan dapat tumbuh di berbagai jenis lahan, termasuk lahan  tegalan, sawah tadah hujan, dan lahan bukan sawah, asalkan lahan bebas polusi. Hal ini membuatnya cocok untuk dibudidayakan di berbagai tempat.

***

Judul: Langkah Menuju Ketahanan Pangan Berkelanjutan: Penghijauan dengan Penanaman Mengkudu dalam Mendukung Program Pemerintah
Penulis: Mayjen TNI (Purn.) Asep Kuswani, S.H., M.Si.Han.
Editor: Asep (HC) Arie Barajati

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *